Berbagi untuk Anak Yatim

Kita bersyukur masih bisa berbagi dengan sesama di tengah pandemi saat ini. Selain berbagi berkah dengan yang kurang mampu, kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami untuk mempererat rasa solidaritas dan rasa memiliki di antara anak-anak asuh kami. Kami berharap kelak anak-anak ini tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki tingkat solidaritas yang tinggi,” jelas Wakil Presiden Direktur Agung Podomoro Land (APLN) dan Kepala Urusan Agama Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL). ) Noer Indradjaja Noer Indradjaja dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis

APLN dan Agung Podomoro Group (APG) melalui Yayasan Agung Podomoro Land (YAPL) menggelar kegiatan berbagi berkah di bulan Ramadhan. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberian santunan kepada 2.000 anak yatim binaan YAPL. Dikatakannya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya yang berada di sekitar APLN, APG, dan unit bisnisnya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, acara donasi kali ini dilakukan secara bertahap mulai 4 hingga 6 Mei 2021. Puncak kegiatan donasi dilakukan secara simbolis di Kuningan City dan Sekolah Antar Budaya Jakarta Utara (NJIS) pada 6 Mei 2021. Present to hand atas dana santunan tersebut adalah Wahyu Arifianto selaku Manajer Operasional Kuningan City kepada Panti Asuhan Nusa Tanah Abang dan Gerald D Donovan selaku Kepala Sekolah NJIS kepada Panti Asuhan Al Aqsha.

Noer Indradjaja menambahkan, sesuai dengan tema kegiatan donasi tahun ini yaitu Berbagi Berkah Ramadhan, donasi diberikan kepada anak-anak asuh YAPL yang tinggal di sekitar proyek unit bisnis APLN dan APG yaitu Borneo Bay City, Blok M Square, Central Park , Emporium Pluit. , Festival CityLink, Grand Taruma, Green Bay Pluit, Harco Glodok, Kota Kertabumi, Kota Podomoro Tenjo, Kuningan City, LTC Glodok, Mangga 2 Square, Neo Soho, Orchard Park Batam, Plaza Kenari Mas, Podomoro City Deli Medan, Podomoro Golf View , Podomoro Park Buah Batu Bandung, Seasons City, Senayan City, Soho Pancoran, Thamrin City, Vimala Hills Villa and Resort, NJIS (Sekolah Antar Budaya Jakarta Utara). Santunan diberikan dalam berbagai bentuk yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing panti asuhan.

Kami ingin masyarakat di sekitar proyek APLN dan APG dapat langsung merasakan kontribusi perusahaan di tengah-tengah mereka dan tentunya kami ingin menjadi perusahaan yang juga bermanfaat bagi lingkungan sekitar kami,” ujarnya. bidang, YAPL juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan di bidang lain, seperti bidang lingkungan, pendidikan, sosial dan olahraga.

Salah satunya adalah kegiatan Green Waste Management. YAPL bekerjasama dengan Inner City Management (ICM) sebagai property manager yang merupakan unit bisnis APG dalam mendaur ulang sampah rumah tangga dari penghuni apartemen. Sampah yang sudah diolah menjadi kompos kemudian digunakan kembali untuk menyuburkan sekaligus menghijaukan area sekitar apartemen yang dikelola ICM. Edukasi tentang pengelolaan sampah organik juga dilakukan di sekolah-sekolah, sehingga dapat diterapkan di rumah atau di lingkungan masing-masing.

YAPL juga aktif memberikan donasi untuk Peduli Korban Bencana, menyalurkan bantuan ambulans, dan perbaikan rumah ibadah di sekitar unit bisnis APLN dan APG. “Kami berharap dapat terus menjalankan program positif ini dan terus meningkatkan kontribusi kami untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Nyanyian salawat menggema di Vihara Dhanagun, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/4) pagi. Dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Bogor, TB Muhidin, yang membuka kegiatan sosial berbagi paket lebaran.

Nuansa Islam dipadukan dengan nuansa Chinatown. Suasana di pelataran Vihara Dhanagun yang kala itu penuh keakraban dan kebersamaan sangat serasi dengan sejuknya udara Kota Bogor.

Sebanyak 300 anak yatim duduk tertib menggunakan masker. Di tangan mereka memegang kupon yang telah diberikan sebelumnya.

Kiyun yang akrab disapa Tante Kiyun, salah satu pengurus Vihara Dhanagun yang saat itu menjadi penanggung jawab acara tersebut mengatakan, kegiatan sharing tersebut dalam rangka Idul Fitri.

Kami hanya menyalurkan sembako, ada 300 paket yang dibagikan kepada anak yatim di seluruh kecamatan di Kota Bogor. Selain paket sembako, ada kue, kurma, sarung dan uang santunan,” ujarnya.

Kegiatan sosial seperti yang dilakukan hari itu sudah berlangsung sejak 7 tahun yang lalu atau sejak tahun 2015 yang diprakarsai oleh Guntur Santoso, seorang tokoh Tionghoa di Kota Bogor.

Rutinitas sebelum pandemi covid-19, setiap bulan Ramadhan di Vihara Dhanagun diadakan buka puasa bersama. Namun, selama 2 tahun terakhir, buka puasa bersama (bukber) telah dihapuskan, menyusul kebijakan Pemerintah Kota Bogor yang masih melarang buka puasa bersama dan open house. Sehingga acara diganti dengan sharing yang tentunya melibatkan berbagai elemen terkait untuk menjaga ketertiban dan menjaga protokol kesehatan Covid-19.

Selama Ramadhan, kegiatan berbagi dilakukan 2 hingga tiga kali. Sedangkan menjelang Lebaran, kegiatan serupa di masa pandemi ini kerap dilakukan. Hanya saja caranya berbeda, yakni dengan mengajukan langsung dengan mendatangi dan mengetuk rumah warga yang sebelumnya sudah tercatat sebagai sasaran layak (orang miskin).

Merawat Toleransi

Jimmy Carter, salah satu penyelenggara menambahkan, maksud dan tujuan acara hari itu adalah untuk menjaga toleransi. Kami di sini, lanjutnya, syaratnya sama semua. Kewajiban saling tolong menolong tidak dibatasi oleh agama.

joker123
sbobet
PG Slot